Puasa
Pasal 1 Rukun Islam (Puasa)
Penulis :Insaaniy Mahdiyatul Haqq
Penulis :Insaaniy Mahdiyatul Haqq
METABOLISME TUBUH SAAT BERPUASA

sumber gambar : https://lifestyle.kompas.com/read/2019/05/06/092651520/apa-yang-terjadi-pada-tubuh-saat-berpuasa-sehari-penuh?page=all
Banyak orang beranggapan bahwa puasa itu berat, aku tak akan kuat, biar kamu saja. Alasan semacam itu hanya akan menambah beban sebelum melakukan puasa. Mereka berpikir bahwa puasa itu akan menimbulkan rasa lapar dan kelelahan yang luar biasa. Padahal Allah Swt. meletakkan puasa sebagai rukun islam yang empat. Allah Swt. berfirman yang artinya
“Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu bepuasa sebagaimana atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (Qs. Al-Baqarah : 183)
Pola pikir khawatir akan jatuh sakit akibat puasa perlu dirubah dengan cara mempelajarinya dari sudut pandang keilmuan. Sebuah buku berjudul Puasa Senin Kamis Memang Ajaib karya Dyna Rohmyaningsih, S. Si. dan Yustina Yusuf, S. Si. telah memaparkan beberapa ilmu tentang puasa jika dilihat dari sudut pandang biologis. Di dalam buku tersebut ada banyak sekali wawasan baru yang membuat saya merasa lebih mencintai islam secara rasional.
Ketika kita puasa, tubuh akan mengalami penurunan metabolisme basal, sedikit penurunan tekanan darah, sedikit dehidrasi, dan penurunan kation bersama urin. Tidak ada perubahan yang berarti pada kondisi biokimia dan struktur seluler darah. Mengapa demikian? Karena Allah Swt. telah menciptakan tubuh manusia yang dilengkapi berbagai jalur metabolisme alternatif agar dapat bertahan dalam menghadapi kondisi tertntu (Rochmyanngsih dan Yusuf, 2010: 40).
Penelitian Carlson dkk. pada tahun 1994 menunjukkan bahwa ketika seseorang berpuasa, tubuhnya akan mengalami peningkatan pemecahan gikogen (molekul cadangan energi yang akan dikeluarkan ketika tubuh kekurangan energi, lipolisis dalam jaringan adiposa, oksidasi lemak (walupun tidak terlalu signifikan), dan indeks proteolisis (indeks penguraian protein). Jensen dkk. pada tahun 2001 melakukan penelitian tentang metabolisme lipid pada orang-orang yang berpuasa. Dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa simpanan lemak di jaringan adiposa (dalam bentuk trigliserida) berperan sebagai cadangan energi. Saat glukosa dan glikogen habis digunakan, trigliserida akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol (lipolisis). Sebagian besargliserol sebagian akan dikonversi menjadi glukosa sebagai bahan utama pembentukkan energi. Penelitian-penelitian tersebut telah menyanggah pendapat orang terkait puasa yang melemahkan tubuh. Tubuh dapat berthn dengan memanfaatkan simpanan-simpanan berupa glikogen, lemak, dan protein (Rochmyanngsih dan Yusuf, 2010: 40-41).
Sumber : Rochmyaningsih & Yusuf. 2010. Keajaiban Senin Kamis Ajaib. Jakarta: Belandor
Komentar
Posting Komentar